SMP N 14 SURAKARTA

Info Terbaru

Surakarta, 12 Agustus 2026 – Dalam rangka menyelaraskan persepsi serta membangun sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan orang tua/wali murid, SMP Negeri 14 Kota Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Sekolah bagi Orang Tua/Wali Siswa Kelas 7. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 ini bertempat di Aula SMP Negeri 14 Kota Surakarta dan dihadiri oleh jajaran manajemen sekolah, komite, serta orang tua murid kelas 7 dengan penuh antusiasme.

Meneguhkan Arah Pendidikan melalui Visi dan Misi Sekolah

Acara diawali dengan pemaparan mendalam mengenai Visi dan Misi SMP Negeri 14 Kota Surakarta. Sekolah menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada capaian akademis peserta didik, tetapi juga pada pembentukan karakter unggul, berbudi pekerti luhur, serta berwawasan global. Pemaparan visi-misi ini menjadi landasan penting agar para orang tua memahami arah dan tujuan dari seluruh proses pembelajaran yang akan dilalui putra-putri mereka selama tiga tahun ke depan.

Penguatan Karakter dan Inovasi Program Unggulan

Dalam kesempatan ini, pihak sekolah memaparkan empat pilar program unggulan yang menjadi ciri khas dan fokus pengembangan siswa di SMP Negeri 14 Kota Surakarta:

  1. Sekolah Siaga Kependudukan (SSK): Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman, sikap, dan perilaku yang sadar akan isu-isu kependudukan. Melalui integrasi materi kependudukan dalam pembelajaran, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi berencana yang peka terhadap dinamika sosial di sekitarnya.

  2. Sekolah Antikorupsi & Sekolah Berintegritas: Sebagai wadah pembentukan moral bangsa, SMP Negeri 14 Kota Surakarta menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesederhanaan sejak dini. Melalui pembiasaan harian dan lingkungan belajar yang transparan, sekolah berkomitmen mencetak generasi yang memiliki benteng moral yang kuat dan menjunjung tinggi integritas.

  3. Sekolah Berinovasi – Jarik Kampuh (Ajar Becik Sedekah Sampah Ampuh): Salah satu inovasi kebanggaan sekolah yang dipaparkan secara khusus adalah program Jarik Kampuh. Program berwawasan lingkungan ini mengajak seluruh warga sekolah untuk membiasakan diri memilah dan mengelola sampah secara bijak. Nilai Ajar Becik (mengajarkan kebaikan) diwujudkan melalui Sedekah Sampah, di mana sampah anorganik yang bernilai guna dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan edukatif dan sosial sekolah.




Persiapan Kegiatan Luar Ruangan: Perkemahan Kelas 7

Selain program penanaman karakter harian, sosialisasi ini juga menjadi momen penting untuk menyelaraskan rencana kegiatan jangka panjang. Pihak sekolah memaparkan program Perkemahan Kelas 7 yang direncanakan akan dilaksanakan pada semester genap mendatang. Kegiatan perkemahan ini bertujuan untuk melatih kemandirian, kepemimpinan, kerja sama tim, serta kedekatan siswa dengan alam. Sekolah menyampaikan linimasa persiapan awal agar orang tua dapat mendampingi fisik, mental, dan kebutuhan putra-putri mereka secara optimal sejak dini.

Penutup dan Harapan Sinergi

Melalui penyelenggaraan sosialisasi ini, SMP Negeri 14 Kota Surakarta berharap komunikasi dua arah antara sekolah dan orang tua dapat terus terjalin secara harmonis. Dukungan penuh dari orang tua murid menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan seluruh program sekolah demi terwujudnya generasi muda Surakarta yang berprestasi, berintegritas, dan peduli lingkungan.


Surakarta — SMP Negeri 14 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program sekolah bagi orang tua/wali murid kelas IX pada hari Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada orang tua/wali murid mengenai berbagai program unggulan sekolah, sekaligus mempersiapkan mereka untuk mendampingi putra-putri mereka menghadapi tahun ajaran di jenjang akhir SMP.








Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala SMP Negeri 14 Surakarta, Dra. Liestyani Dhamayanti, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya sinergi antara orang tua/wali murid, wali kelas, dan sekolah dalam mendukung keberhasilan program pendidikan, sekaligus membentuk karakter siswa yang berintegritas dan berwawasan luas.


Salah satu materi yang menjadi sorotan adalah sosialisasi Jarik Kampuh, sebuah inovasi khas SMP Negeri 14 Surakarta yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pembelajaran dan pembentukan karakter siswa.



Selain itu, kegiatan juga mencakup sosialisasi sejumlah program pembentukan karakter dan kesadaran sosial, di antaranya:


Sekolah Berintegritas, yang menekankan pentingnya kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan sekolah.

Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba), sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

Sekolah Anti Korupsi, yang menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini kepada siswa.

Sekolah Adiwiyata, guna membangun kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), yang memberikan wawasan mengenai isu-isu kependudukan.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan wali kelas IX kepada orang tua/wali murid, sebagai upaya membangun komunikasi dan kedekatan antara wali kelas dan keluarga siswa selama satu tahun ke depan.


Tak hanya itu, pihak sekolah juga memaparkan kurikulum yang akan diterapkan bagi siswa kelas IX, lengkap dengan penjelasan mengenai berbagai kegiatan akademik dan non-akademik yang akan dijalani siswa sepanjang tahun ajaran, termasuk persiapan menghadapi ujian akhir dan kelulusan. Pemaparan ini dimaksudkan agar orang tua/wali murid dapat turut memantau dan mendampingi proses belajar anak di rumah.



Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMP Negeri 14 Surakarta berharap orang tua/wali murid dapat lebih memahami arah dan tujuan program sekolah, sehingga mampu mendukung anak-anak mereka mengikuti proses pembelajaran dengan lebih siap, disiplin, dan berintegritas hingga akhir masa studi. Kehadiran orang tua/wali murid dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara sekolah dan keluarga demi mendukung keberhasilan pendidikan siswa. (AY)


  

Surakarta, Rabu, 12 Agustus 2026 — Membangun pendidikan yang bermakna tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Sosialisasi Program Sekolah bagi Orang Tua/Wali Murid Kelas VIII yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 10.00–12.00 WIB.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan komunikatif. Para orang tua/wali murid hadir untuk memperoleh informasi sekaligus berdiskusi mengenai berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan selama peserta didik menempuh pembelajaran di kelas VIII.

Beberapa agenda penting disampaikan dalam kegiatan tersebut, diawali dengan sosialisasi kurikulum sekolah. Orang tua mendapatkan gambaran mengenai arah pembelajaran, program, serta berbagai kegiatan yang dirancang untuk mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik. Melalui pemahaman yang sama antara sekolah dan orang tua, diharapkan pendampingan terhadap peserta didik dapat dilakukan secara lebih optimal, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Selain itu, disampaikan pula rencana lomba Pojok Baca yang akan melibatkan fasilitasi dan dukungan dari orang tua siswa. Program ini menjadi salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan kelas yang nyaman, kreatif, dan mampu menumbuhkan budaya literasi. Pojok baca tidak hanya diharapkan menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi ruang yang mengajak peserta didik untuk membaca, mengeksplorasi pengetahuan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap literasi.

Agenda berikutnya membahas sosialisasi seragam dan tata tertib sekolah. Penyampaian informasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kedisiplinan dan keseragaman pemahaman antara sekolah, peserta didik, dan orang tua. Dengan komunikasi yang baik, aturan sekolah diharapkan tidak hanya dipahami sebagai kewajiban, tetapi menjadi bagian dari pembentukan karakter dan kebiasaan positif peserta didik.

Hal yang tidak kalah menarik adalah pembahasan mengenai rencana kegiatan study tour bagi peserta didik kelas VIII. Dalam pertemuan tersebut, sekolah menyampaikan alternatif tujuan kegiatan, yaitu Magelang atau Bali. Rencana ini menjadi bahan pembicaraan bersama dengan mempertimbangkan aspek edukatif, pengalaman belajar, keamanan, serta kesiapan peserta didik. Kegiatan study tour diharapkan nantinya tidak sekadar menjadi perjalanan wisata, tetapi dapat menjadi pengalaman belajar yang memperkaya wawasan dan memberikan kenangan positif bagi peserta didik.

Yang menarik, komunikasi tidak berhenti ketika kegiatan sosialisasi berakhir. Setelah pertemuan, wali kelas dan orang tua/wali murid melanjutkan komunikasi melalui grup WhatsApp kelas untuk membahas berbagai hal terkait kegiatan peserta didik kelas VIII. Interaksi tersebut menjadi ruang untuk bertukar informasi, menyampaikan masukan, sekaligus memperkuat koordinasi antara sekolah dan keluarga.

Keterhubungan antara sekolah dan orang tua seperti inilah yang menjadi modal penting dalam mendampingi peserta didik. Ketika sekolah dan keluarga berjalan dalam arah yang sama, setiap program akan lebih mudah diwujudkan dan setiap tantangan dapat dihadapi melalui komunikasi serta kolaborasi.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, sekolah berharap terbangun sinergi, komunikasi, dan kepercayaan yang semakin kuat antara guru dan orang tua. Sebab, pendidikan yang baik bukan hanya tentang apa yang terjadi di dalam kelas, tetapi juga tentang bagaimana seluruh pihak bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung peserta didik untuk tumbuh, belajar, berprestasi, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Bersama sekolah dan keluarga, kita tumbuhkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap melangkah menuju masa depan.



Sampaikan Masukan Anda: Kanal Layanan Pengaduan Resmi SMP Negeri 14 Kota Surakarta

Demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kenyamanan lingkungan belajar, SMP Negeri 14 Kota Surakarta berkomitmen untuk selalu terbuka menerima setiap saran, kritik, maupun pengaduan dari seluruh wali murid, siswa, dan masyarakat. Kini, Anda dapat menyampaikan aspirasi atau pengaduan secara mudah dan cepat melalui beberapa kanal resmi berikut:

WhatsApp (Layanan Cepat):  085747573544

Media Sosial Resmi: Instagram @smpn14ska

Pengaduan Langsung (Luring): Silakan datang langsung ke ruang pelayanan informasi SMP Negeri 14 Kota Surakarta pada jam kerja di alamat Jl. Prof. W.Z. Yohanes No. 54, Kelurahan Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57128.

Setiap laporan yang masuk akan dijaga kerahasiaannya dan ditindaklanjuti demi perbaikan bersama. Mari bantu kami mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan berintegritas!

Pada hari Jumat, 31 Juli 2026, SMP Negeri 14 Kota Surakarta menggelar kegiatan sosialisasi dan pelaksanaan program inovasi lingkungan bertajuk JARIK KAMPUH (Ajar Becik Sedekah Sampah Ampuh). Kegiatan ini dipimpin dan dibuka secara langsung oleh Kepala SMP Negeri 14 Kota Surakarta, Ibu Dra. Liestyani Dhamayanti, M.Pd.

Program JARIK KAMPUH merupakan wujud nyata kepedulian warga sekolah terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penanaman nilai-nilai karakter mulia melalui gerakan pemilahan dan sedekah sampah. Seluruh warga sekolah mulai dari siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9 hingga Bapak/Ibu guru dan staf karyawan terlibat aktif dan antusias dalam menyukseskan kegiatan ini.

Mekanisme & Nilai Manfaat

Melalui gerakan ini, seluruh warga sekolah diajak untuk mengumpulkan dan memilah sampah anorganik dari lingkungan sekitar, khususnya:

  • Sampah plastik: Botol minuman plastik, kemasan gelas plastik, dll.

  • Sampah kertas: Buku bekas, kertas HVS bekas, kardus, dll.

Sampah-sampah yang telah terkumpul selanjutnya ditimbang dan dijual kepada pengepul sampah secara berkala. Hasil penjualan tidak dipergunakan untuk kepentingan internal sekolah, melainkan dialokasikan penuh sebagai dana sosial keberlanjutan.

https://www.instagram.com/reel/DbcLYtpPX2A/?igsh=MWlxOWJkZDhsNWJmYQ==

Dana tersebut disalurkan untuk membantu kegiatan masyarakat dan lingkungan sekitar sekolah, salah satunya adalah dukungan operasional Posyandu serta kegiatan kepedulian sosial warga setempat.

Tujuan Program

  1. Pendidikan Karakter (Ajar Becik): Melatih kedisiplinan, rasa empati, dan kepedulian sosial seluruh siswa sejak dini.

  2. Peduli Lingkungan: Mengurangi volume sampah anorganik di lingkungan sekolah dan sekitarnya melalui pemilahan yang tepat.

  3. Pemberdayaan Masyarakat: Mengubah sampah yang mulanya tidak bernilai menjadi sumber bantuan sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat (Sedekah Sampah Ampuh).

"Melalui JARIK KAMPUH, kita tidak hanya belajar menjaga kebersihan bumi tempat kita tinggal, tetapi juga belajar memberi manfaat nyata bagi sesama dari hal-hal kecil yang ada di sekitar kita."

Selasa, 28 Juli 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jebres menggelar program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 14 Kota Surakarta. Program ini merupakan langkah preventif dan edukatif Kementerian Agama dalam membina generasi muda agar memiliki pemahaman holistik mengenai masa remaja, kesehatan reproduksi, serta fondasi karakter Islami.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa-siswi SMP Negeri 14 Surakarta. Melalui pendekatan yang interaktif dan komunikatif, para penyuluh dari KUA Jebres membekali para siswa dengan pengetahuan penting untuk membentengi diri dari berbagai risiko sosial yang kerap mengintai usia remaja.


Poin Materi yang Disampaikan

  1. Memahami Diri: Mengenal perubahan fisik, emosional, dan cara menyikapinya secara bijak.

  2. Remaja Sehat, Masa Depan Cerah: Pentingnya fokus pada pendidikan, pengembangan bakat, dan pembentukan fondasi karier.

  3. Konsep Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP): Menjelaskan batas usia pernikahan sesuai undang-undang serta dampak resiko biologis dan psikologis akibat pernikahan di bawah umur.

  4. Resiliensi Remaja di Era Digital: Cara bijak memanfaatkan media sosial dan menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan digital.




"Melalui BRUS, KUA Jebres berkomitmen mendampingi para siswa SMP Negeri 14 Kota Surakarta agar tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan tanpa terburu-buru mengambil keputusan yang belum waktunya."

Pada Kamis, 23 Juli 2026, SMP Negeri 14 Kota Surakarta turut melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 sesuai dengan Surat Imbauan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 15745/B/MDM.H4/PK.01.01/2026. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus sarana penguatan karakter siswa melalui kegiatan yang positif, kreatif, edukatif, dan partisipatif.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian acara standar, meliputi pengibaran Bendera Merah Putih diiringi Lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945, pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Amanat Menteri PPPA, serta doa. Setelah pembacaan Teks Pancasila, seluruh murid secara serempak membacakan Ikrar Pelajar Indonesia yang berisi komitmen untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orang tua dan guru, belajar dengan sungguh-sungguh, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air Indonesia.

Sebagai penutup upacara, siswa bersama-sama menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman” yang menjadi salah satu simbol semangat kebersamaan dan persaudaraan. Lagu ini dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan oleh kementerian.


https://www.instagram.com/reel/DbH76w6PuCd/?igsh=MWlvbjQ4dmYzYmZubA==

Pasca upacara, sekolah menyelenggarakan berbagai kegiatan penguatan karakter dalam kerangka Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kegiatan disesuaikan dengan usia, minat, dan kondisi satuan pendidikan, antara lain senam Anak Indonesia Hebat, permainan tradisional, olahraga kolaboratif, kegiatan seni dan budaya, gotong royong membersihkan lingkungan sekolah, kegiatan literasi dan refleksi, numerasi, serta kegiatan STEAMS. Siswa juga diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi mengenai lingkungan belajar yang aman dan nyaman, menyusun komitmen bersama menjaga persahabatan, serta saling memberikan apresiasi antar teman.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara ramah anak, inklusif, aman, tanpa kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi, dengan menekankan partisipasi aktif murid. Melalui pelaksanaan Hari Anak Nasional 2026 ini, SMP Negeri 14 Kota Surakarta berkomitmen terus menumbuhkan karakter positif, rasa kebangsaan, dan semangat kebersamaan di kalangan siswa sebagai generasi penerus bangsa.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget