SMP N 14 SURAKARTA

Info Terbaru

Membanggakan! Tim E-Sport SMPN 14 Surakarta Rebut Gelar Runner-Up di Kejuaraan Mobile Legends Kapolresta Surakarta

Surakarta — Prestasi siswa SMP Negeri 14 Kota Surakarta kembali mengudara, kali ini datang dari cabang olahraga elektronik (e-sport). Lewat perjuangan sengit dan strategi bermain yang matang, tim perwakilan sekolah berhasil keluar sebagai Runner-Up (Juara 2) dalam ajang Kejuaraan Mobile Legends Tingkat SMP Kapolresta Surakarta.

Turnamen yang diselenggarakan oleh Kapolresta Surakarta ini menjadi wadah kompetitif berintegritas bagi para pelajar jenjang SMP se-Kota Surakarta untuk menyalurkan minat, bakat, serta kemampuan mereka di bidang e-sport secara positif dan sportif.

Keberhasilan luar biasa ini dicapai berkat kekompakan, kedisiplinan, serta komunikasi yang solid dari lima siswa hebat yang memperkuat skuad utama SMPN 14 Surakarta, yaitu:

  1. Nehemia Trio Haryono (Kelas 9A)

  2. Maximillian Samuel Tangkudung (Kelas 9G)

  3. Radhitya Devan Rafandra (Kelas 9C)

  4. Langit Erland Kurayana (Kelas 9A)

  5. Satria Adiwangsa (Kelas 9D)

Sejak babak awal penyisihan, kelima siswa ini mampu menunjukkan dominasi game yang tenang, kerja sama tim yang apik, serta eksekusi taktik yang baik dalam menghadapi perlawanan ketat dari berbagai sekolah menengah pertama lainnya. Keberhasilan menembus babak final hingga meraih posisi runner-up membuktikan bahwa game apabila diarahkan dengan disiplin dan mentalitas yang tepat dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nehemia, Maximillian, Radhitya, Langit, dan Satria atas dedikasi serta semangat juang mereka yang tinggi dalam membawa nama harum SMP Negeri 14 Kota Surakarta.

Semoga pencapaian ini tidak hanya menjadi momentum pembuktian bakat mereka di bidang e-sport, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa SMPN 14 Kota Surakarta untuk terus mengasah potensi, berani berkompetisi, dan mengukir prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

 Memperkuat Integritas Sejak Dini: Pengukuhan Duta Anti Korupsi SMP Negeri 14 Kota Surakarta

Surakarta — SMP Negeri 14 Kota Surakarta terus berkomitmen dalam membentuk karakter peserta didik yang berintegritas, jujur, dan bertanggung jawab. Sebagai bentuk langkah nyata dalam menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi di lingkungan sekolah, SMP Negeri 14 Kota Surakarta secara resmi mengukuhkan Duta Anti Korupsi.

Terpilihnya Duta Anti Korupsi ini tidak lepas dari rangkaian proses seleksi yang ketat dan kompetitif. Dari sekian banyak kandidat yang mengikuti seleksi, dua siswa terbaik berhasil membuktikan komitmen, wawasan, serta kepemimpinan mereka untuk mengemban amanah besar ini. Kedua siswa tersebut adalah:

  • Shelananta Mardwianti dari kelas 9B

  • Fatir Aban Philander dari kelas 7G


Prosesi penyematan selempang dan pengukuhan resmi dilaksanakan secara khidmat pada 14 Agustus 2026, yang dipimpin langsung oleh Kepala SMP Negeri 14 Kota Surakarta, Bapak Drs. Sumarjo.

Dalam momentum tersebut, penyematan ini bukan sekadar simbolisasi formal, melainkan bentuk kepercayaan penuh sekolah kepada generasi muda untuk menjadi agen perubahan (agent of change). Sebagai Duta Anti Korupsi, Shelananta dan Fatir memiliki peran strategis dalam menanamkan sembilan nilai integritas—yaitu jujur, mandiri, bertanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras—dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

Kehadiran Duta Anti Korupsi dari perwakilan kelas 7 dan 9 ini diharapkan dapat merangkul seluruh jenjang siswa, menciptakan ekosistem belajar yang transparan, serta menginspirasi rekan-rekan sebaya untuk menolak segala bentuk kecurangan sekecil apa pun sejak dini.

Selamat mengemban tugas kepada Shelananta Mardwianti dan Fatir Aban Philander. Mari bersama-sama mewujudkan SMP Negeri 14 Kota Surakarta yang berkarakter, berprestasi, dan berintegritas tinggi!

Penguatan Literasi Numerasi Bersama Dra. Henny Riandari, M.Pd. di SMP Negeri 14 Kota Surakarta

Pada Kamis, 21 Agustus 2026, SMP Negeri 14 Kota Surakarta kembali menggelar agenda peningkatan mutu pendidik bertajuk "Penguatan Literasi Numerasi" dengan menghadirkan narasumber Ibu Dra. Henny Riandari, M.Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman para guru dalam merancang asesmen yang berstandar dan berkualitas.


Dalam pemaparannya, Ibu Henny secara rinci mengupas penjabaran serta karakteristik soal-soal yang masuk dalam kategori literasi dan numerasi. Beliau menekankan bahwa soal literasi tidak sekadar menguji kemampuan membaca, melainkan melatih pemahaman kritis terhadap teks kontekstual. Sementara itu, soal numerasi berfokus pada penalaran matematis dalam menyelesaikan permasalahan kehidupan nyata, bukan sekadar hafalan rumus abstrak.

Selain membedah struktur soal, Ibu Henny memberikan penekanan penting terkait kaidah penulisan dan penyusunan instrumen tes. Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah larangan menggabungkan atau menggantungkan stimulus/pertanyaan soal dengan nomor soal sebelumnya.

Prinsip dasar kaidah penyusunan soal ini meliputi:

  • Independensi Butir Soal: Setiap nomor soal harus berdiri sendiri sehingga kesalahan siswa dalam menjawab soal nomor sebelumnya tidak berdampak pada nomor berikutnya.

  • Kejelasan Stimulus: Informasi atau narasi pendukung hendaknya disajikan secara utuh pada tiap kelompok soal agar tidak membingungkan siswa saat melakukan analisis.

  • Ojektivitas Asesmen: Menjaga agar pengukuran kemampuan siswa pada satu indikator tidak terkontaminasi oleh pencapaian indikator lainnya.

Melalui kegiatan penguatan ini, para pendidik di SMP Negeri 14 Kota Surakarta diharapkan dapat mengimplementasikan kaidah penulisan soal yang baik dan benar, sehingga mampu menghasilkan asesmen yang valid untuk mengukur serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik secara optimal.


 

 

SMP Negeri 14 Kota Surakarta Gelar Workshop Desain dan Fasilitas Pembelajaran Berbasis AI

Pada Rabu, 19 Agustus 2026, SMP Negeri 14 Kota Surakarta sukses menyelenggarakan Workshop Desain dan Fasilitas Pembelajaran Guru dan Tenaga Kependidikan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital serta kesiapan para pendidik dalam menghadapi tantangan era pembelajaran modern.

Sesi pertama menghadirkan Ibu Ainul Qoyim, M.Pd. yang membawakan materi pembuatan Rencana Pembelajaran Mendalam menggunakan platform AI modern. Pada sesi ini, para peserta diajak mengeksplorasi penggunaan Icloud dan Gemini AI dalam menyusun perangkat ajar, serta pembuatan media dan gim interaktif memanfaatkan kecerdasan buatan dari Canva AI


Integrasi AI dalam dunia pendidikan memberikan berbagai manfaat strategis bagi pendidik, di antaranya:

  • Efisiensi Waktu: Mempercepat penyusunan modul ajar, perangkat pembelajaran, dan materi evaluasi.

  • Personalisasi Pembelajaran: Memudahkan penyusunan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan serta gaya belajar murid.

  • Kreativitas Tanpa Batas: Membantu merancang media visual dan gim edukatif yang menarik serta interaktif secara instan.

  • Inovasi Metode Mengajar: Mendorong pendidik untuk terus bereksplorasi dengan strategi pembelajaran berbasis teknologi.



Memasuki sesi kedua, kegiatan dilanjutkan oleh Bapak Danang Aji Sulistyono, S.Pd. dengan materi bertajuk "Mempersiapkan Pembelajaran Inovatif Berbasis AI dengan Gemini". Fokus utama sesi ini adalah pendalaman pemanfaatan Gemini Notebook. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana fitur ini berfungsi sebagai "buku catatan cerdas" yang membantu guru dalam mengelola referensi materi, menyimpan hasil brainstorming ide kreatif, serta mengorganisir dokumen pembelajaran secara lebih sistematis dan terstruktur. Melalui Gemini Notebook, para pendidik diajak untuk lebih produktif dalam merancang strategi pembelajaran dinamis, menyusun prompt yang efektif, serta mengintegrasikan data pendukung pembelajaran dengan lebih mudah dan cepat.

Penguatan Literasi Numerasi (Litnum) Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Hal menarik yang menjadi benang merah dari kedua narasumber adalah penekanan materi yang berkaitan erat dengan Literasi Numerasi (Litnum) pada Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kedua narasumber menjelaskan secara mendalam bahwa terdapat perbedaan mendasar antara soal-soal Litnum TKA dengan soal-soal konvensional pada umumnya:

  • Penggunaan Konteks Nyata (Problem Solving): Soal umum biasanya berfokus pada hafalan rumus, teori, atau hitungan matematis abstrak semata. Sebaliknya, soal Litnum TKA menyajikan konteks kehidupan sehari-hari yang menuntut siswa untuk menganalisis narasi, tabel, atau grafik sebelum menyelesaikan masalah.

  • Penalaran dan Berpikir Kritis (HOTS): Soal Litnum TKA tidak sekadar menguji kemampuan menjawab "apa" atau "berapa", melainkan melatih logika berpikir mendalam, pemahaman konsep, inferensi, serta kemampuan mengevaluasi informasi dari berbagai sudut pandang.

  • Integrasi Multidisiplin: Soal Litnum TKA menghubungkan pemahaman bacaan (literasi) dengan logika angka (numerasi) secara beriringan, sehingga guru dituntut merancang perangkat ajar yang tidak berfokus pada tes mekanis semata.

Melalui workshop ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 14 Kota Surakarta tidak hanya makin mahir memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga mampu merancang asesmen dan media pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kemampuan Literasi dan Numerasi para siswa.



SURAKARTA — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan profesionalisme pendidik, SMP Negeri 14 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perangkat Pembelajaran Guru pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme di ruang pertemuan SMP Negeri 14 Kota Surakarta, bertepatan dengan momentum semangat Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan monev ini menghadirkan Pengawas Sekolah, Ibu Dra. Henny Riandari, M.Pd., sebagai narasumber sekaligus evaluator utama. Agenda ini bertujuan untuk menelaah, mendampingi, serta memastikan seluruh dokumen perencanaan pembelajaran yang disusun oleh para guru telah sesuai dengan standar kurikulum yang berlaku, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.

Acara dibuka dan dihadiri langsung oleh Kepala SMP Negeri 14 Kota Surakarta, Ibu Dra. Liestyani Dhamayanti, M.Pd., serta diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru SMP Negeri 14 Kota Surakarta.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah, Ibu Dra. Liestyani Dhamayanti, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kelengkapan administrasi mengajar yang telah disiapkan oleh para pendidik. Beliau menekankan bahwa perangkat pembelajaran bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan panduan terarah untuk menciptakan proses belajar-mengajar yang bermakna di kelas.

Selama sesi monev, Ibu Dra. Henny Riandari, M.Pd. melakukan penelaahan mendalam terhadap berbagai komponen perangkat mengajar, mulai dari Modul Ajar/RPP, alur tujuan pembelajaran (ATP), instrumen asesmen, hingga pemanfaatan media pembelajaran interaktif. Beliau juga memberikan masukan konstruktif dan bimbingan teknis untuk penguatan strategi pembelajaran di kelas.

Para bapak dan ibu guru berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi, menyampaikan gagasan, serta berkonsultasi mengenai tantangan pembelajaran yang dihadapi sehari-hari.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Perangkat Pembelajaran ini berjalan dengan lancar dan produktif. Melalui pendampingan dari Pengawas Sekolah serta arahan dari Kepala Sekolah, seluruh guru SMP Negeri 14 Kota Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran demi terwujudnya generasi peserta didik yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Peringatan HUT ke-81 RI di SMP Negeri 14 Kota Surakarta

SURAKARTA — Suasana khidmat bercampur haru dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti halaman utama SMP Negeri 14 Kota Surakarta yang berlokasi di Jalan Prof. W.Z. Yohanes, Purwodiningratan, Jebres. Pada Senin pagi, 17 Agustus 2026, warga sekolah yang terdiri dari Kepala Sekolah, jajaran guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa kelas VII dan VIII berkumpul bersama untuk menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik IndonesiaSementara itu, seluruh siswa kelas IX mendapatkan kehormatan untuk mewakili sekolah mengikuti Upacara Pengibaran Bendera HUT ke-81 RI tingkat Kota Surakarta yang dipusatkan di Stadion Sriwedari.

 
 


Sejak pukul 06.30 WIB, halaman SMP Negeri 14 Kota Surakarta sudah dipadati oleh para peserta. Barisan siswa kelas VII dan VIII berdiri rapi dengan seragam putih-biru lengkap beserta atributnya. Jajaran guru dan staf tampil anggun dan berwibawa mengenakan pakaian adat Nusantara yang penuh warna, mencerminkan keragaman budaya bangsa yang disatukan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Puncak kekhidmatan terjadi saat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) siswa SMP Negeri 14 Kota Surakarta melangkah tegap mengibarkan Bendera Merah Putih. Langkah serempak, tempo yang presisi, serta pengibaran Sang Saka yang diiringi lagu Indonesia Raya membuat seluruh peserta terhanyut dalam hening, menghormati perjuangan para pahlawan bangsa.

Dalam amanat pembina upacara, penekanan diberikan pada pentingnya generasi muda penerus bangsa di Surakarta untuk terus menjaga semangat belajar untuk memupuk dan membentuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur sesuai dengan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-81.



Meneguhkan Karakter Generasi Muda Tangguh: Kemeriahan Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di SMPN 14 Kota Surakarta

Surakarta — Suasana halaman SMP Negeri 14 Kota Surakarta tampak berbeda dan dipenuhi nuansa cokelat yang membara. Seluruh civitas akademika, mulai dari kepala sekolah, jajaran dewan guru, staf tata usaha, hingga seluruh siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9 berbaris dengan tertib dan khidmat untuk melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Pramuka yang ke-65. Peringatan Hari Pramuka tahun ini bukan sekadar agenda rutinitas tahunan, melainkan sebuah momentum krusial untuk merefleksikan kembali peran strategis Gerakan Pramuka dalam membentuk mentalitas dan karakter penerus bangsa di era modern.


Upacara yang berlangsung dengan penuh kedisiplinan ini dilengkapi dengan beberapa rangkaian acara menarik yang menambah semarak peringatan Hari Pramuka ke-65: Pengibaran Bendera Merah Putih: Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Pramuka Penggalang tampil mengagumkan dengan ketepatan formasi dan kekompakan gerakan yang memukau seluruh peserta upacara.

Pengucapan Ulang Janji Tri Satya: Seluruh peserta upacara bersama-sama mengucapkan janji Tri Satya dengan penuh keheningan dan ketulusan hati, mengukuhkan kembali komitmen sebagai anggota Pramuka sejati. Melalui momentum Peringatan Hari Pramuka ke-65 ini, SMPN 14 Kota Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kepramukaan sebagai salah satu pilar utama pendidikan karakter dan pengembangan diri siswa. Diharapkan semangat tunas kelapa terus menjiwai setiap langkah siswa-siswi SMPN 14 Kota Surakarta agar mampu menjadi pribadi yang pantang menyerah, kreatif, serta siap menghadapi berbagai tantangan zaman.


Selamat Hari Pramuka ke-65! Mari kita terus bergerak maju, berkarya, dan berbakti untuk ibu pertiwi.

Pramuka Adalah Kita: Berabdi Tanpa Batas, Membangun Karakter Bangsa!


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget