SMP N 14 SURAKARTA

Info Terbaru

 Penerbitan Surat Keputusan (SK) Kode Etik Guru dan Tenaga Kependidikan SMP Negeri 14 Kota Surakarta

Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang berintegritas, profesional, dan berkarakter, SMP Negeri 14 Kota Surakarta secara resmi menerbitkan serta mengunggah Surat Keputusan (SK) Kode Etik Guru dan Tenaga Kependidikan. Dokumen ini memuat standar norma, panduan moral, serta kewajiban profesional yang menjadi acuan bagi seluruh pendidik dan staf kependidikan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Penerbitan kode etik ini disusun untuk mencapai beberapa tujuan utama:

 * Menjaga Profesionalisme: Memberikan arah dan pedoman yang jelas mengenai norma perilaku pendidik dan tenaga kependidikan.

 * Menciptakan Lingkungan Belajar yang Kondusif: Memastikan seluruh proses pembelajaran dan pelayanan sekolah berlangsung secara aman, nyaman, adil, dan saling menghormati.

 * Meningkatkan Akuntabilitas dan Transparansi: Wujud komitmen nyata sekolah kepada masyarakat, khususnya orang tua atau wali murid, dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas di Kota Surakarta.

Seluruh warga sekolah, civitas akademika, dan masyarakat dapat membaca serta mengunduh berkas resmi SK Kode Etik Guru dan Tenaga Kependidikan SMP Negeri 14 Kota Surakarta melalui tautan berikut:

Unduh SK Kode Etik Guru dan Tenaga Kependidikan SMPN 14 Surakarta (PDF)]



Pada hari Jumat, 18 September 2026, SMKN 6 Kota Surakarta melaksanakan kegiatan Study Banding Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) ke SMPN 14 Kota Surakarta. Kunjungan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk mempererat silaturahmi antarsekolah, menguatkan jejaring edukasi, serta saling bertukar gagasan dalam mengoptimalkan edukasi kependudukan di tingkat satuan pendidikan.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan hangat dan sesi pemaparan utama yang berfokus pada lima pilar pembahasan penting, yaitu:

  • Penyusunan Modul & Integrasi RPP: Pengkajian mendalam mengenai penyusunan Modul Ajar dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengintegrasikan isu-isu kependudukan secara cermat ke dalam berbagai mata pelajaran, guna menciptakan proses belajar yang kontekstual dan relevan bagi siswa.

  • Pengembangan Program "Jejaka": Diskusi interaktif mengenai implementasi dan keberlanjutan program Jejaka sebagai strategi pembentukan karakter serta kesadaran kependudukan peserta didik.

  • Inovasi "Jarik Kampuh": Pemaparan serta berbagi praktik baik mengenai inovasi Jarik Kampuh, sebuah kreasi edukatif yang menggabungkan nilai kearifan lokal dengan pesan-pesan kesadaran kependudukan secara kreatif.

  • Penguatan Organisasi PIK-R: Pembahasan mengenai optimalisasi Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah pendampingan teman sebaya (peer counseling), pencegahan masalah remaja, dan pembekalan perencanaan masa depan.


Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran guru serta pengelola program SSK dari SMPN 14 Kota Surakarta. Suasana diskusi semakin bernyawa dengan keterlibatan aktif para siswa yang tergabung sebagai Duta PALASKA (SMPN 14 Kota Surakarta). Para Duta PALASKA turut membagikan pengalaman nyata mereka dalam menggerakkan program SSK di lingkungan teman sebaya, mulai dari sosialisasi mandiri hingga aksi kepedulian sosial.

Melalui penyelenggaraan study banding ini, diharapkan SMKN 6 Kota Surakarta dan SMPN 14 Kota Surakarta dapat terus bersinergi, mereplikasi berbagai inovasi positif, serta melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kependudukan secara berkelanjutan

Puskesmas Purwodiningratan Gelar Edukasi P3LP di SMP Negeri 14 Surakarta untuk Perkuat Kesehatan Mental Remaja

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental generasi muda, Puskesmas Purwodiningratan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di SMP Negeri 14 Surakarta pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar kepada warga sekolah mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa serta memberikan dukungan awal bagi siswa yang mengalami tekanan emosional atau krisis psikologis.

Dalam pelaksanaannya, tim tenaga kesehatan dan fasilitator dari Puskesmas Purwodiningratan menyampaikan berbagai materi interaktif yang relevan dengan dinamika remaja sekolah menengah, antara lain:

  • Mengenali Tanda Krisis Emosional: Mengedukasi para peserta untuk peka terhadap perubahan perilaku, dinamika emosi, maupun gejala kecemasan dan depresi pada diri sendiri maupun teman sebaya.

  • Prinsip Dasar P3LP (Look, Listen, Link): Mengajarkan langkah praktis dalam memberikan dukungan psikologis awal—mulai dari mengamati situasi (look), mendengarkan tanpa menghakimi (listen), hingga menghubungkan korban ke fasilitas pelayanan kesehatan jiwa atau pihak profesional (link).

  • Manajemen Stres & Pertahanan Diri (Coping Mechanism): Memberikan panduan praktis kepada siswa untuk mengelola stres belajar, tekanan interaksi sosial, serta menjaga regulasi emosi secara sehat


Melalui kegiatan ini, diharapkan lingkungan SMP Negeri 14 Surakarta dapat membentuk ekosistem sekolah yang ramah, empati, dan saling mendukung. Siswa dan guru tidak hanya memahami pentingnya fisik yang sehat, tetapi juga tergerak untuk saling peduli terhadap kondisi mental satu sama lain.

Puskesmas Purwodiningratan berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan satuan pendidikan di wilayah kerja demi mewujudkan generasi muda Kota Surakarta yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.

SURAKARTA — Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat Pendidikan Antikorupsi (PAK) di lingkungan sekolah, Duta Anti Korupsi SMPN 14 Surakarta melaksanakan aksi penempelan poster edukasi integritas di seluruh ruang kelas.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan media edukasi visual yang dapat menjadi pengingat harian (daily reminder) bagi seluruh peserta didik. Pesan-pesan yang tertuang dalam poster menitikberatkan pada penanaman nilai-nilai dasar integritas dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, seperti kejujuran akademik, kedisiplinan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, serta sikap saling menghargai.


Melalui aksi nyata ini, Duta Anti Korupsi berharap pesan integritas tidak hanya dipahami secara teori di dalam mata pelajaran, tetapi juga hadir secara visual dan dihidupi dalam budaya belajar siswa sehari-hari. Ruang kelas yang jujur dan tertib menjadi pilar utama dalam mencetak generasi muda Kota Surakarta yang berkarakter kuat dan bebas dari perilaku koruptif.

Pihak sekolah mengapresiasi inisiatif ini dan berharap seluruh warga SMPN 14 Surakarta dapat terus menjaga komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah yang bersih, jujur, dan berintegritas.

Penguatan Karakter Siswa Melalui Sosialisasi Anti Korupsi di SMPN 14 Surakarta

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program Pendidikan Antikorupsi (PAK), Duta Anti Korupsi SMPN 14 Surakarta menyelenggarakan sesi sosialisasi dan edukasi bagi peserta didik.


Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk mengenali perilaku koruptif sejak dini dalam skala kehidupan sekolah seperti budaya mencontek, tidak disiplin waktu, dan melanggar aturan serta bagaimana cara membentengi diri dengan nilai-nilai kejujuran.

Fokus Utama Sosialisasi:

  • Penanaman 9 Nilai Integritas KPK dalam kehidupan sehari-hari di kelas.
  • Penguatan peran aktif siswa sebagai pelopor kejujuran di lingkungan sekolah.
  • Pembentukan iklim belajar yang transparan, adil, dan saling menghargai.

Semoga langkah edukatif ini mampu menginspirasi seluruh warga SMPN 14 Surakarta untuk konsisten menerapkan budaya jujur, mulai dari diri sendiri, dari hal kecil, dan mulai saat ini.

Tingkatkan Minat Baca, Perpustakaan Keliling Sambangi SMP Negeri 14 Kota Surakarta

Surakarta — Suasana SMP Negeri 14 Kota Surakarta tampak semakin hidup dan penuh antusiasme pada Selasa, 1 September 2026. Sekolah kedatangan layanan Perpustakaan Keliling yang hadir membawa beragam koleksi buku menarik untuk para siswa.

Kehadiran mobil perpustakaan keliling ini disambut antusias oleh para siswa, baik siswa laki-laki maupun perempuan. Mereka berkumpul dan mengantre di samping armada perpustakaan untuk memilih bacaan favorit, mulai dari buku pengetahuan umum, buku pelajaran, hingga buku cerita dan literatur digital.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan akses literasi kepada para siswa, menumbuhkan budaya membaca di lingkungan sekolah, serta memanfaatkan waktu istirahat secara positif dan edukatif. Tampak para siswa begitu asyik membaca buku pilihan mereka secara bersama-sama di area sekolah.

Tidak sekadar membaca, momen ini juga menjadi sarana interaksi edukatif antar sesama siswa. Mereka terlihat menikmati waktu istirahat sambil berdiskusi ringan mengenai buku bacaan yang mereka pilih bersama teman-teman sebaya.

Pihak sekolah menyambut positif dan mengapresiasi kehadiran layanan Perpustakaan Keliling ini. Program ini terbukti berhasil menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan di luar kelas, mendekatkan akses bacaan berkualitas, serta menumbuhkan kembali kegemaran membaca di kalangan generasi muda di tengah maraknya era digital.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan minat baca siswa SMP Negeri 14 Kota Surakarta dapat terus meningkat secara berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan generasi pembelajar yang berwawasan luas, kritis, dan berintegritas.

Membanggakan! Tim E-Sport SMPN 14 Surakarta Rebut Gelar Runner-Up di Kejuaraan Mobile Legends Kapolresta Surakarta

Surakarta — Prestasi siswa SMP Negeri 14 Kota Surakarta kembali mengudara, kali ini datang dari cabang olahraga elektronik (e-sport). Lewat perjuangan sengit dan strategi bermain yang matang, tim perwakilan sekolah berhasil keluar sebagai Runner-Up (Juara 2) dalam ajang Kejuaraan Mobile Legends Tingkat SMP Kapolresta Surakarta.

Turnamen yang diselenggarakan oleh Kapolresta Surakarta ini menjadi wadah kompetitif berintegritas bagi para pelajar jenjang SMP se-Kota Surakarta untuk menyalurkan minat, bakat, serta kemampuan mereka di bidang e-sport secara positif dan sportif.

Keberhasilan luar biasa ini dicapai berkat kekompakan, kedisiplinan, serta komunikasi yang solid dari lima siswa hebat yang memperkuat skuad utama SMPN 14 Surakarta, yaitu:

  1. Nehemia Trio Haryono (Kelas 9A)

  2. Maximillian Samuel Tangkudung (Kelas 9G)

  3. Radhitya Devan Rafandra (Kelas 9C)

  4. Langit Erland Kurayana (Kelas 9A)

  5. Satria Adiwangsa (Kelas 9D)

Sejak babak awal penyisihan, kelima siswa ini mampu menunjukkan dominasi game yang tenang, kerja sama tim yang apik, serta eksekusi taktik yang baik dalam menghadapi perlawanan ketat dari berbagai sekolah menengah pertama lainnya. Keberhasilan menembus babak final hingga meraih posisi runner-up membuktikan bahwa game apabila diarahkan dengan disiplin dan mentalitas yang tepat dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nehemia, Maximillian, Radhitya, Langit, dan Satria atas dedikasi serta semangat juang mereka yang tinggi dalam membawa nama harum SMP Negeri 14 Kota Surakarta.

Semoga pencapaian ini tidak hanya menjadi momentum pembuktian bakat mereka di bidang e-sport, tetapi juga menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa SMPN 14 Kota Surakarta untuk terus mengasah potensi, berani berkompetisi, dan mengukir prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget