SMP N 14 SURAKARTA

Info Terbaru

Pada hari Jumat, 31 Juli 2026, SMP Negeri 14 Kota Surakarta menggelar kegiatan sosialisasi dan pelaksanaan program inovasi lingkungan bertajuk JARIK KAMPUH (Ajar Becik Sedekah Sampah Ampuh). Kegiatan ini dipimpin dan dibuka secara langsung oleh Kepala SMP Negeri 14 Kota Surakarta, Ibu Dra. Liestyani Dhamayanti, M.Pd.

Program JARIK KAMPUH merupakan wujud nyata kepedulian warga sekolah terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penanaman nilai-nilai karakter mulia melalui gerakan pemilahan dan sedekah sampah. Seluruh warga sekolah mulai dari siswa-siswi kelas 7, 8, dan 9 hingga Bapak/Ibu guru dan staf karyawan terlibat aktif dan antusias dalam menyukseskan kegiatan ini.

Mekanisme & Nilai Manfaat

Melalui gerakan ini, seluruh warga sekolah diajak untuk mengumpulkan dan memilah sampah anorganik dari lingkungan sekitar, khususnya:

  • Sampah plastik: Botol minuman plastik, kemasan gelas plastik, dll.

  • Sampah kertas: Buku bekas, kertas HVS bekas, kardus, dll.

Sampah-sampah yang telah terkumpul selanjutnya ditimbang dan dijual kepada pengepul sampah secara berkala. Hasil penjualan tidak dipergunakan untuk kepentingan internal sekolah, melainkan dialokasikan penuh sebagai dana sosial keberlanjutan.

https://www.instagram.com/reel/DbcLYtpPX2A/?igsh=MWlxOWJkZDhsNWJmYQ==

Dana tersebut disalurkan untuk membantu kegiatan masyarakat dan lingkungan sekitar sekolah, salah satunya adalah dukungan operasional Posyandu serta kegiatan kepedulian sosial warga setempat.

Tujuan Program

  1. Pendidikan Karakter (Ajar Becik): Melatih kedisiplinan, rasa empati, dan kepedulian sosial seluruh siswa sejak dini.

  2. Peduli Lingkungan: Mengurangi volume sampah anorganik di lingkungan sekolah dan sekitarnya melalui pemilahan yang tepat.

  3. Pemberdayaan Masyarakat: Mengubah sampah yang mulanya tidak bernilai menjadi sumber bantuan sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat (Sedekah Sampah Ampuh).

"Melalui JARIK KAMPUH, kita tidak hanya belajar menjaga kebersihan bumi tempat kita tinggal, tetapi juga belajar memberi manfaat nyata bagi sesama dari hal-hal kecil yang ada di sekitar kita."

Selasa, 28 Juli 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jebres menggelar program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 14 Kota Surakarta. Program ini merupakan langkah preventif dan edukatif Kementerian Agama dalam membina generasi muda agar memiliki pemahaman holistik mengenai masa remaja, kesehatan reproduksi, serta fondasi karakter Islami.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para siswa-siswi SMP Negeri 14 Surakarta. Melalui pendekatan yang interaktif dan komunikatif, para penyuluh dari KUA Jebres membekali para siswa dengan pengetahuan penting untuk membentengi diri dari berbagai risiko sosial yang kerap mengintai usia remaja.


Poin Materi yang Disampaikan

  1. Memahami Diri: Mengenal perubahan fisik, emosional, dan cara menyikapinya secara bijak.

  2. Remaja Sehat, Masa Depan Cerah: Pentingnya fokus pada pendidikan, pengembangan bakat, dan pembentukan fondasi karier.

  3. Konsep Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP): Menjelaskan batas usia pernikahan sesuai undang-undang serta dampak resiko biologis dan psikologis akibat pernikahan di bawah umur.

  4. Resiliensi Remaja di Era Digital: Cara bijak memanfaatkan media sosial dan menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan digital.




"Melalui BRUS, KUA Jebres berkomitmen mendampingi para siswa SMP Negeri 14 Kota Surakarta agar tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan tanpa terburu-buru mengambil keputusan yang belum waktunya."

Pada Kamis, 23 Juli 2026, SMP Negeri 14 Kota Surakarta turut melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 sesuai dengan Surat Imbauan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 15745/B/MDM.H4/PK.01.01/2026. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus sarana penguatan karakter siswa melalui kegiatan yang positif, kreatif, edukatif, dan partisipatif.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian acara standar, meliputi pengibaran Bendera Merah Putih diiringi Lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pembukaan UUD 1945, pembacaan Teks Pancasila, pembacaan Amanat Menteri PPPA, serta doa. Setelah pembacaan Teks Pancasila, seluruh murid secara serempak membacakan Ikrar Pelajar Indonesia yang berisi komitmen untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orang tua dan guru, belajar dengan sungguh-sungguh, rukun dengan teman, serta mencintai tanah air Indonesia.

Sebagai penutup upacara, siswa bersama-sama menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman” yang menjadi salah satu simbol semangat kebersamaan dan persaudaraan. Lagu ini dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan oleh kementerian.


https://www.instagram.com/reel/DbH76w6PuCd/?igsh=MWlvbjQ4dmYzYmZubA==

Pasca upacara, sekolah menyelenggarakan berbagai kegiatan penguatan karakter dalam kerangka Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kegiatan disesuaikan dengan usia, minat, dan kondisi satuan pendidikan, antara lain senam Anak Indonesia Hebat, permainan tradisional, olahraga kolaboratif, kegiatan seni dan budaya, gotong royong membersihkan lingkungan sekolah, kegiatan literasi dan refleksi, numerasi, serta kegiatan STEAMS. Siswa juga diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi mengenai lingkungan belajar yang aman dan nyaman, menyusun komitmen bersama menjaga persahabatan, serta saling memberikan apresiasi antar teman.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara ramah anak, inklusif, aman, tanpa kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi, dengan menekankan partisipasi aktif murid. Melalui pelaksanaan Hari Anak Nasional 2026 ini, SMP Negeri 14 Kota Surakarta berkomitmen terus menumbuhkan karakter positif, rasa kebangsaan, dan semangat kebersamaan di kalangan siswa sebagai generasi penerus bangsa.

MPLS Ramah SMP Negeri 14 Kota Surakarta Tahun Ajaran 2026/2027 merupakan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah yang dirancang secara humanis, menyenangkan, dan berorientasi pada pengembangan karakter siswa baru. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 13 Juli hingga Jumat, 17 Juli 2026, dengan fokus membangun rasa memiliki terhadap sekolah, menumbuhkan nilai-nilai positif, serta mempersiapkan siswa untuk menjalani pembelajaran dengan nyaman dan penuh semangat.

Hari 1 – Senin, 13 Juli 2026

Kegiatan dibuka dengan upacara pembukaan yang khidmat, mencakup menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pengucapan Pancasila, sambutan Kepala Sekolah, serta penyematan nama peserta MPLS. Siswa kemudian dikenalkan dengan visi, misi, profil sekolah, dan budaya satuan pendidikan melalui Wawasan Wiyata Mandala. Kegiatan berikutnya yaitu pelatihan kesiapsiagaan bencana bersama BPBD Kota Surakarta yang mencakup pengenalan ancaman, jalur evakuasi, dan praktik penyelamatan. Selanjutnya, mereka diajak berkeliling mengenal fasilitas sekolah (“Aku dan Sekolahku”) serta kondisi lingkungan sekitar (“Aku dan Sekitarku”). Setelah itu materi edukasi Keadaban Digital mengenai penggunaan internet serta media sosial yang sehat. Hari pertama ditutup dengan evaluasi dan pembekalan untuk hari berikutnya. Adapun dokumentasi hari pertama dapat diakses pada link berikut: 


https://www.instagram.com/reel/DaugAZ7vyKA/?igsh=ZXR2dDZqczJuaXdu

Hari 2 – Selasa, 14 Juli 2026

Dimulai dengan Pertemuan Pagi Ceria, siswa baru diperkenalkan satu sama lain, dengan guru, dan tenaga kependidikan melalui kegiatan “Ruang Perjumpaan Murid Baru” yang menggunakan metode Pohon Harapan dan Pohon Solusi. Mereka juga dikenalkan dengan 8 Profil Lulusan (Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan, Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian, Kesehatan, dan Komunikasi). Sesi penting lainnya adalah penumbuhan perilaku damai melalui pembahasan Lingkungan Belajar Aman, Nyaman, dan Menggembirakan (LBANM). https://www.instagram.com/reel/DaxTmdOPMdH/?igsh=MXJ6NGZ4dm8zcGtxdg==

Hari 3 – Rabu, 15 Juli 2026

Hari ketiga diawali dengan senam Anak Indonesia Hebat. Setelah senam, materi selanjutnya yang disampaikan adalah edukasi Keadaban Digital mengenai penggunaan internet serta media sosial yang sehat. Kegiatan inti dihari ketiga meliputi asesmen literasi membaca dan numerasi, serta pengenalan kegiatan kesiswaan (OSIS, MPK, Kepanduan, dan ekstrakurikuler) yang dihubungkan dengan minat dan bakat siswa, namun dikarenakan kendala akses web assesmen, maka kegiatan tersebut dialihkan ke hari lain. Kemudian dilanjutkan  kegiatan sosial dan lingkungan melalui “Belajar Bermasyarakat” (Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama), seperti memilah sampah, atau membersihkan lingkungan sekolah.


 https://www.instagram.com/reel/Daz49qIvr15/?igsh=MTRlanoxcThxMGdhbQ==

Hari 4 – Kamis, 16 Juli 2026

Siswa diajak melakukan Edukasi pencegahan dilanjutkan dengan diskusi “Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, Hargai” mengenai tantangan remaja, serta pengenalan kurikulum yang menekankan penumbuhan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sesuai gaya belajar masing-masing. Kemudian pada materi berikutnya yaitu terkait Bahaya Judi Online bersama Polsek Jebres dan Bahaya NAPZA bersama BNN Kota Surakarta, yang dikemas melalui pemutaran film, refleksi, dan pembuatan komitmen bersama. 


 https://www.instagram.com/reel/Da4iMAlPZnt/?igsh=d3V1NWJmN3dtMzVs

Hari 5 – Jumat, 17 Juli 2026

Hari terakhir dibuka dengan senam, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Sesi dilanjutkan dengan pengenalan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan edukasi Keadaban Digital mengenai penggunaan internet serta media sosial yang sehat. Puncak kegiatan adalah Unjuk Bakat dan Minat Murid, di mana siswa menampilkan bakat di bidang kesenian, olahraga, permainan tradisional, dan lainnya, baik secara individu maupun kelompok. Kegiatan MPLS Ramah resmi ditutup setelah sesi penutupan. 


 https://www.instagram.com/reel/Da5UhG4vUX9/?igsh=MWxuczEyZW9tODRjNQ==


Melalui rangkaian kegiatan yang interaktif dan penuh nilai edukasi ini, SMP Negeri 14 Kota Surakarta berkomitmen menciptakan pengalaman MPLS yang ramah, inklusif, dan bermakna, sehingga setiap siswa baru merasa diterima, siap belajar, dan bangga menjadi bagian dari keluarga besar sekolah. Semoga MPLS Ramah ini menjadi fondasi yang kuat bagi seluruh siswa baru untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan siap berkontribusi positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

    Dokumen publikasi terakhir ini menginformasikan ketentuan Standar Pelayanan Legalisir Ijazah, STTB, maupun Surat Keterangan Pengganti Ijazah di SMP Negeri 14 Kota Surakarta. Infografis ini sangat penting bagi para alumni yang memerlukan pengesahan dokumen pendidikan untuk keperluan melanjutkan studi atau pemenuhan syarat administratif pekerjaan. Teks disusun dengan menggunakan format poin-poin yang lugas demi kepraktisan pembaca.

    Untuk memperoleh layanan pengesahan ini, pemohon diwajibkan membawa dokumen asli berupa Ijazah, STTB, atau Surat Keterangan Pengganti Ijazah yang sah, beserta dokumen fotokopinya yang akan dilegalisasi. Mekanisme pelayanan dibuat sangat ringkas dan responsif: pemohon mengisi register layanan, menyerahkan berkas kepada petugas tata usaha, menunggu proses verifikasi dan pembubuhan tanda tangan serta cap resmi, hingga menerima kembali dokumen yang telah dilegalisasi dengan target waktu penyelesaian hanya 2 jam.

    Pihak sekolah berkomitmen penuh melaksanakan pembubuhan legalisasi ini secara gratis tanpa adanya biaya sepeser pun. Sistem kontrol kualitas eksternal diwadahi secara jelas melalui pencantuman nomor kontak layanan konsumen, alamat web, serta surat elektronik resmi sekolah di bagian bawah lembar poster. Penempatan logo platform video dan jejaring sosial juga disematkan sebagai sarana interaksi digital yang lebih interaktif bagi publik.

Secara visual, infografis ini memiliki kesamaan struktur dengan prosedur mutasi keluar, yang menandakan adanya standardisasi desain sistematis pada manajemen sekolah. Fokus utama dari poster ini adalah memastikan proses perpindahan siswa dari sekolah luar berjalan sesuai dengan koridor hukum pendidikan yang berlaku.



Komponen persyaratan untuk bermutasi masuk ke sekolah ini melibatkan pemeriksaan dokumen yang ketat, antara lain surat keterangan pindah dari sekolah asal, tanda bukti mutasi dari Dinas Pendidikan terkait, serta rapor asli dan fotokopi legalisasi. Di samping itu, pemohon harus menyertakan surat rekomendasi penerimaan, fotokopi daftar siswa sekolah asal yang disahkan, dan fotokopi legalisasi akreditasi sekolah asal. Mekanisme penyelesaiannya membutuhkan waktu 2 hari kerja, mulai dari pendaftaran layanan hingga pengisian buku tanda terima berkas mutasi masuk.

Seluruh rangkaian proses penerimaan siswa mutasi ini dilaksanakan secara transparan dan tanpa dipungut biaya. Pengguna layanan dapat memantau atau melaporkan jika terjadi kendala operasional melalui kanal pengaduan resmi pada nomor (0271) 636995 atau situs web sekolah. Kode QR yang terletak di sisi kiri bawah berfungsi sebagai pintu akses langsung bagi publik untuk mengunduh salinan legalitas standar pelayanan tersebut.

 

Media informasi digital ini memuat Standar Pelayanan Penerbitan Surat Keterangan Mutasi Siswa Keluar dari satuan pendidikan SMP Negeri 14 Kota Surakarta. Infografis ini memandu orang tua atau wali murid mengenai langkah-langkah administratif yang sah jika ingin memindahkan putra-putrinya ke sekolah lain. Desain tata letak yang rapi mempercepat penyerapan informasi terkait dokumen-dokumen yang harus dilegalisasi.

Persyaratan administratif mencakup penyediaan surat keterangan pindah keluar, tanda bukti mutasi siswa dari Dinas Pendidikan, rapor asli beserta fotokopi yang telah dilegalisasi, serta rekomendasi penerimaan dari sekolah tujuan. Selain itu, diperlukan pula fotokopi daftar siswa sekolah asal yang disahkan kepala sekolah serta fotokopi legalisasi akreditasi sekolah asal. Alur layanannya meliputi pengisian register, penyerahan permohonan, proses peninjauan berkas, hingga pencetakan dan penyerahan surat mutasi dengan estimasi penyelesaian selama 2 hari kerja.

Pelaksanaan layanan mutasi keluar ini tidak dikenai biaya administrasi apa pun. Demi menjaga kualitas pelayanan publik, pihak sekolah menyediakan ruang komunikasi interaktif melalui nomor telepon resmi dan pos-el yang tercantum pada kotak kuning di bagian bawah gambar. Dokumentasi digital poster ini dilengkapi dengan logo-logo resmi seperti Adiwiyata dan identitas digital sekolah untuk menegaskan otentisitasnya di halaman web.


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget